05 August 2026

Pergeseran Pola Judol 2026: Marak Transaksi Mikro dan Taruhan Piala Dunia


 

jud
judol piala dunia

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengidentifikasi adanya pergeseran pola transaksi judi online (judol) di Indonesia sepanjang periode 2025–2026, yang kini didominasi oleh aktivitas transaksi mikro (micro-transaction) serta lonjakan taruhan ilegal memanfaatkan momentum Piala Dunia 2026. Meskipun secara akumulatif perputaran dana makro terindikasi menurun, frekuensi dan jumlah aktivitas deposit justru melonjak tajam akibat perubahan strategi jaringan pelaku judi online untuk menghindari radar pengawasan otoritas keuangan.


Lonjakan Masif Selama Piala Dunia 2026
Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana, mengungkapkan bahwa momentum turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut dimanfaatkan secara masif oleh jaringan judol untuk menjaring taruhan skala besar. Berdasarkan hasil pemantauan pada pertengahan Juni hingga Juli 2026, total deposit judi online yang terdeteksi menembus angka Rp1,02 triliun dengan frekuensi transaksi mencapai 6.001.352 kali.

"Dari riwayat aktivitas transaksi, deposit judi online cenderung meningkat pada periode akhir pekan dan melonjak signifikan pada periode turnamen besar sepak bola," ujar Ivan di Jakarta.

Ia menerangkan bahwa nominal transaksi pada taruhan sepak bola memiliki karakteristik khusus, yaitu cenderung jauh lebih besar dibandingkan dengan jenis judi daring konvensional seperti kasino atau slot. Guna memitigasi risiko tersebut, PPATK telah melakukan penghentian sementara terhadap 2.815 rekening yang diduga terafiliasi dengan jaringan judol, dengan total saldo yang dibekukan mencapai Rp325,43 miIiar.

Anomali Data: Nilai Turun, Frekuensi Naik
Secara tahunan, laporan PPATK menunjukkan adanya tren penurunan perputaran dana judi online di Indonesia sebesar 20%, yaitu dari Rp359,81 triliun pada tahun 2024 menjadi Rp286,84 triliun pada tahun 2025. Kendati demikian, penurunan nilai ini diikuti oleh anomali lonjakan frekuensi transaksi yang sangat agresif.

Data pemantauan berkala mencatat pergeseran angka sebagai berikut:
Perputaran Dana: Mengalami penurunan dari Rp99,68 triliun menjadi Rp86,82 triliun (turun 12,9%).
Jumlah Transaksi: Melonjak tajam sebesar 167,2%, dari 174,90 juta transaksi menjadi 467,32 juta transaksi.
Total Nilai Deposit: Meningkat 26% dari Rp17,50 triliun menjadi Rp22,05 triliun.
Frekuensi Deposit: Mengalami kenaikan drastis sebesar 140%, dari 94,50 juta transaksi menjadi 226,76 juta transaksi.

Komitmen Pengawasan Ruang Digital
Menanggapi fenomena tersebut, Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta, memberikan apresiasi atas kinerja pemerintah, khususnya Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), yang berhasil menekan nilai total transaksi judi online. Namun, ia mengingatkan lintas instansi agar tidak melonggarkan pengawasan.

Sukamta menegaskan bahwa para pelaku kini mengubah pola operasi menjadi transaksi bernilai kecil namun tersebar luas agar tidak memicu kecurigaan sistem perbankan. "Pemberantasan tidak cukup hanya dengan memblokir situs atau aplikasi. Pemerintah harus terus memperkuat tata kelola ruang digital, keamanan siber, perlindungan data pribadi, serta mempertegas penegakan hukum terhadap seluruh jaringan pelaku," tegasnya.

sumber bacaan: rmberitasatutangselpos

04 August 2026

TPS Liar Kampung Dukuh Terbakar hingga Tewaskan Petugas, Pemprov DKI Ambil Alih Lahan


 

lah
Kondisi lokasi bekas kebakaran TPS Kramat Jati

Seorang kepala regu pemadam kebakaran (damkar) Sektor Cipayung, Andriyono, gugur saat bertugas memadamkan kebakaran hebat di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar Kampung Dukuh, Kramat Jati, Jakarta Timur. Menanggapi tragedi tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memutuskan untuk mengambil alih total lahan rawa proyek waduk yang mangkrak tersebut guna dikembalikan fungsinya sebagai kawasan pengendali banjir.


Aktivitas penimbunan sampah ilegal secara masif oleh pihak swasta di Jalan Penggilingan Baru 1 (RT 13/RW 03) tersebut memicu tumpukan setinggi lima meter yang rawan terbakar. Guna mengantisipasi insiden serupa, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta kini dikerahkan untuk melakukan pengangkutan sampah secara bertahap dengan pengawasan ketat, sekaligus menjatuhkan sanksi hukum bagi oknum pembuang sampah liar.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) DKI Jakarta, Marulina Dewi, menegaskan langkah taktis pascakebakaran tersebut pada Senin (3/8/2026). "Sejalan dengan penanganan pascakebakaran, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta akan melakukan pengangkutan sampah secara bertahap," ujarnya.

Berdasarkan data di lapangan, lokasi kebakaran sebenarnya merupakan area rawa yang diproyeksikan sebagai proyek perluasan Waduk Dukuh sejak 2024. Namun, pengerjaan fisik waduk tersebut mandek di tengah jalan sehingga areanya beralih fungsi menjadi penampungan sampah ilegal.

Ardi, seorang warga yang tinggal di seberang lokasi kejadian mengungkapkan bahwa sengketa dan banjir menahun memperparah penumpukan material di lokasi tersebut. “Itu bukan TPS sebenarnya, cuma rawa doang awalnya. Terus ingin dijadikan waduk. Memang sudah sempat dikeruk, cuma tidak dilanjutkan lagi hingga memicu banjir,” tutur Ardi, Selasa (4/8/2026). Menurutnya, arus banjir dari saluran air permukiman ikut menghanyutkan sampah domestik ke dalam rawa yang mangkrak itu.

Sementara itu, Penjabat (Pj.) Gubernur DKI Jakarta memastikan bahwa pemulihan aset daerah ini menjadi prioritas utama pascainsiden yang merenggut nyawa petugas damkar. Pemerintah mengidentifikasi adanya pembiaran komersialisasi lahan oleh pihak ketiga sebagai akar masalah utama.

"Problem utamanya memang betul ada penimbunan yang dilakukan oleh swasta. Dan itu terjadi sudah beberapa kali. Akhirnya karena tumpukannya sudah cukup tinggi, terjadi kebakaran yang menyebabkan petugas damkar ada yang meninggal dunia," tegas Pj. Gubernur di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (4/8/2026). Pemprov DKI memastikan seluruh aktivitas ilegal di area tersebut dihentikan permanen demi keselamatan warga sekitar.

sumber bacaan: detik, kumparandetik-tps

BREAKING NEWS: Blok Bantengan TNBTS Terbakar, Jalur Bromo via Malang & Lumajang Ditutup


 

keb
karhutla

Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) kembali dilanda kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Senin (3/8/2026) sore. Akibat peristiwa tersebut, Balai Besar TNBTS memutuskan untuk menutup total akses wisata menuju Gunung Bromo melalui pintu masuk Coban Trisula (Kabupaten Malang) dan Senduro (Kabupaten Lumajang) demi menjamin keselamatan pengunjung selama proses pemadaman.

Titik api pertama kali terdeteksi di Blok Bantengan, sebuah wilayah yang berada di perbatasan antara Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, sekitar pukul 17.00 WIB. Amuk api dilaporkan mulai merembet ke kawasan savana Gunung Bromo sejak Senin sore dan kobaran api masih terlihat jelas hingga malam hari.

"Memang benar ada kemunculan titik api kebakaran hutan di Blok Bantengan, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, pada tanggal 3 Agustus 2026 pukul 17.00 WIB," kata Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha, saat dikonfirmasi pada Selasa (4/8/2026).

Langkah penutupan dua pintu masuk utama tersebut diambil oleh tim gabungan untuk memastikan sterilisasi area dan menjaga keselamatan para wisatawan. Sementara itu, berdasarkan konfirmasi dari pihak eksternal, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo, Oemar Sjarif, memastikan bahwa lokasi kebakaran tersebut berada di luar wilayah administratifnya. Informasi awal menunjukkan bahwa api diduga kuat berasal dari arah Kabupaten Lumajang.

"Lokasi kebakaran bukan masuk wilayah Kabupaten Probolinggo. Kemungkinan besar api berasal dari arah Lumajang," ujar Oemar pada Senin malam.

Hingga Selasa (4/8/2026) siang, upaya pemadaman di kawasan Blok Bantengan masih terus diupayakan oleh tim gabungan di lapangan. Personel difokuskan untuk mengendalikan titik awal kemunculan api guna mencegah kebakaran meluas ke area hutan lindung lainnya.

Pranata Humas Balai Besar TNBTS, Endrip Wahyutama, menyatakan bahwa seluruh personel saat ini diprioritaskan untuk mengisolasi titik api sebelum melakukan tindakan penanganan lanjutan. "Proses pemadaman masih berlangsung hingga saat ini," pungkas Endrip saat dikonfirmasi, Selasa siang.

sumber bacaan: sindonewsrrikompas


03 August 2026

Karhutla AS & Eropa Makin Gawat: 60 Ribu Warga Spokane Ngungsi, Dua Helikopter Damkar Yunani Tabrakan


 

HUt
kebakaran hutan di as

Krisis iklim beneran bikin bumi makin panas. Pekan ini, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) hebat serentak menerjang dua benua sekaligus, yakni Amerika Serikat dan Eropa. Di AS, sekitar 60 ribu warga Kota Spokane terpaksa angkat kaki dari rumah mereka akibat kepungan api, sementara di Yunani, misi pemadaman berujung tragedi setelah dua helikopter pemadam tabrakan di udara.


Spokane Jadi Kota Asap, Status Darurat Total
Kota terbesar kedua di Negara Bagian Washington, Spokane, lagi dalam kondisi bahaya banget. Tiga titik api besar—yang disebut Spokane Area Fire—terus meluas dan udah menghanguskan sekitar 2.180 hektare lahan. Gak cuma itu, sekitar 600 rumah dan 800 bangunan lainnya (sebagian tempat usaha warga) terancam.

Senin (3/8/2026) pagi waktu setempat, langit kota langsung berubah gelap ketutup kabut asap tebal. Pihak berwenang setempat bilang kalau api bener-bener masih out of control alias belum bisa dikendalikan sama sekali karena angin kencang. Saking parahnya, Gubernur Washington, Bob Ferguson, sampai harus telepon Presiden Donald Trump buat minta bantuan darurat dari FEMA (Badan Manajemen Darurat Federal) dan langsung menetapkan status darurat buat seluruh wilayahnya.

Tragedi Helikopter di Yunani
Geser ke Eropa, kondisi di sana gak kalah mencekam. Meskipun kebakaran di Prancis dan Spanyol mulai agak reda, Yunani malah kedatangan titik api baru di sekitar Teluk Korintus.

Kabar duka datang dari wilayah Psatha (sebelah barat Athena) pada Minggu (2/8). Dua helikopter yang lagi berjuang mati-matian madamin api malah gak sengaja tabrakan di udara gara-gara baling-balingnya senggolan. Dari video yang beredar di TV, salah satu helikopter langsung meledak dan jatuh terbakar. Dua kru helikopter dilaporkan tewas di tempat, sementara dua lainnya untungnya masih bisa diselamatkan.

sumber bacaan: detikkompastvdetik-helikopter

Pertemuan Istana Merdeka: RI dan Thailand Bidik Perdagangan Rp320 Triliun pada 2030


 

ri
pertemuan dua negara

Presiden Prabowo Subianto dan PM Thailand Anutin Charnvirakul menyepakati pembentukan Komisi Perdagangan Bersama di Istana Merdeka guna mendongkrak nilai perdagangan bilateral hingga US$20 miliar. Kerja sama strategis ini memadukan barter komoditas pertanian dengan pupuk urea, sekaligus memperkuat sektor pertahanan demi menjaga stabilitas kawasan ASEAN menuju tahun 2030.

Pemerintah Republik Indonesia dan Kerajaan Thailand resmi menyepakati target ambisius untuk mendongkrak nilai perdagangan bilateral hingga menembus 20 miliar dollar AS atau sekitar Rp320 triliun pada tahun 2030. Kesepakatan strategis ini dicapai dalam pertemuan bilateral antara Presiden RI Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (3/8/2026).

Komisi Perdagangan Baru untuk Pangkas Hambatan
Guna memuluskan target Rp320 triliun tersebut, kedua kepala pemerintahan sepakat membentuk Komisi Perdagangan Bersama (Joint Trade Commission). Instrumen baru ini disiapkan secara khusus untuk membuka peluang bisnis baru, mengatasi regulasi yang tumpang tindih, serta memangkas berbagai hambatan tarif maupun non-tarif yang selama ini membatasi interaksi ekonomi kedua negara. Pertemuan ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian Konsultasi Tingkat Pimpinan Kedua (The 2nd Leaders’ Consultation).

Skema Barter Komoditas Pertanian dan Pupuk Urea
Sebagai penggerak utama dalam mencapai target perdagangan tersebut, kedua negara menyepakati kerja sama ketahanan pangan melalui skema barter komoditas yang saling menguntungkan. PM Anutin Charnvirakul secara terbuka menawarkan pasokan beras berkualitas tinggi, daging, produk susu, hingga mesin pertanian kepada Indonesia.

Sebagai timbal baliknya, PM Anutin menegaskan komitmen Thailand untuk melipatgandakan volume impor pupuk urea dari Indonesia. Thailand berencana mendongkrak pembelian pupuk urea yang semula hanya sebesar 60.000 ton menjadi ratusan ribu ton per tahun.

"Mengenai ketahanan pangan, negara saya siap menjadi mitra yang andal bagi Indonesia. Di bidang pertanian, saya berharap dukungan Anda untuk meningkatkan impor produk Thailand, termasuk daging, produk susu, serta mesin pertanian," ujar PM Anutin.

Perkuat Pertahanan demi Stabilitas ASEAN
Di samping integrasi ekonomi, visi menuju tahun 2030 ini juga diperkuat oleh kolaborasi di sektor keamanan regional. Presiden Prabowo Subianto mendorong peningkatan kerja sama pertahanan dan intensifikasi latihan militer bersama antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Angkatan Bersenjata Thailand.

Presiden Prabowo menilai bahwa sebagai sesama negara pendiri ASEAN, kekuatan ekonomi global yang dibidik kedua negara harus dibarengi dengan stabilitas politik dan keamanan yang kokoh di Asia Tenggara."

Jika Thailand dan Indonesia bekerja sama dengan sangat erat, ini dapat berkontribusi pada ASEAN yang lebih kuat dan stabil," tegas Presiden Prabowo sebagaimana dilaporkan tim liputan KompasTV.

sumber bacaan: kompaskompastvkompas-id

KMP Mutiara Sentosa 2 Terbakar di Sumenep: 5 Meninggal, 231 Selamat


 

ter
mutiara sentosa

Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi ratusan penumpang setelah KMP Mutiara Sentosa 2 rute Surabaya–Makassar terbakar di utara Kepulauan Sapudi. Menhub pastikan fisik kapal aman dan tidak tenggelam.

Kabar duka datang dari dunia transportasi laut. Kapal Motor Penumpang (KMP) Mutiara Sentosa 2 yang sedang berlayar dengan rute Surabaya menuju Makassar mengalami insiden kebakaran hebat saat melintasi perairan Sumenep, Madura, Jawa Timur. Kapal ini diketahui membawa sekitar 250 orang di dalamnya.

Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit, menjelaskan bahwa pihak operator kapal awalnya menerima laporan darurat dari nakhoda sekitar pukul 06.00 WIB. Saat itu, titik api dilaporkan mulai membesar di wilayah ujung utara Madura.

"Insiden kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 ini tepatnya terjadi di utara Kepulauan Sapudi. Untuk informasi awal, jumlah POB (person on board) atau orang di dalam kapal ada 250 orang," kata Nanang saat memberikan keterangan resminya yang dilansir dari Kompas TV, Minggu (2/8/2026).

Kondisi Kapal Saat Ini: Api Padam, Masih Terapung
Menteri Perhubungan (Menhub) Dody Purwagandhi yang meninjau langsung situasi di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, pada Senin (3/8/2026), memastikan bahwa kondisi fisik kapal aman dan tidak sampai tenggelam ke dasar laut.

Menurut Dody, kobaran api utama sudah berhasil dijinakkan oleh petugas, meskipun sisa-sisa asap tebal masih terlihat keluar dari kompartemen bagian dalam kapal.

"Kapalnya tidak tenggelam, posisinya masih terapung. Secara fisik aman dan api sudah padam, meski mungkin saat ini masih ada sisa asap yang mengepul di bagian dalam kapal," ujar Dody.

Kerahkan 7 Kapal Bantuan untuk Evakuasi
Untuk menyelamatkan para korban, tim SAR gabungan bergerak cepat melakukan evakuasi secara bertahap. Menhub Dody menyebutkan ada tujuh armada kapal yang dikerahkan untuk mengangkut para penumpang kembali ke Pelabuhan Tanjung Perak. Salah satu armada yang diterjunkan adalah kapal perang (KRI) milik TNI Angkatan Laut.

Hingga Minggu (2/8/2026) malam pukul 21.00 WIB, proses penyisiran yang melibatkan total sepuluh kapal penyelamat membuahkan hasil. Tim SAR gabungan mencatat sebanyak 236 orang berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian.

Dari total korban yang dievakuasi tersebut, sebanyak 231 orang dinyatakan selamat, sementara 5 orang dilaporkan meninggal dunia.

"Pembaruan data evakuasi hingga pukul 21.00 WIB mencatat 231 orang selamat dan 5 orang meninggal dunia, sehingga total korban yang sudah dievakuasi mencapai 236 orang," pungkas Nanang Sigit pada Minggu malam.

sumber bacaan: kompaskumparancnn-indonesia

02 August 2026

Sebulan B50 Resmi Berjalan, Bagaimana Nasib Mesin Mobil Pengguna?


 

seb
uji b50 setelah sebulan dipakai

Sebulan setelah Biodiesel 50 (B50) resmi diimplementasikan pada 1 Juli 2026, dampaknya terhadap mesin mobil masih menjadi pertanyaan banyak pihak. Di tengah kekhawatiran tersebut, sejumlah pengguna di lapangan justru memberikan pengakuan mengejutkan.

Berikut adalah fakta-fakta yang ditemukan di lapangan terkait performa mesin dan pasokan bahan bakar setelah satu bulan penerapan mandatori B50:

1. Mesin Mobil Pikap Tetap Lancar Tanpa Kendala
Salah satu kesaksian langsung datang dari Nainggolan, seorang pengemudi mobil pikap pengangkut ikan asin di Sumatera Utara. Ia mengaku mesin mobilnya tetap bekerja dengan normal dan bertenaga setelah rutin menggunakan B50 untuk mobilitas hariannya.

"Usai memakai B50, sama saja tidak ada masalah apa-apa pada mesin kita, lancar-lancar saja," ujar Nainggolan saat dikutip dari keterangan tertulis Kementerian ESDM, Sabtu (1/8/2026).

2. Temuan Langsung Wakil Menteri ESDM di SPBU
Pengakuan para pengemudi tersebut didengar langsung oleh Wakil Menteri ESDM, Yuliot, saat melakukan peninjauan ke SPBU 14.227.322 di Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, pada Jumat (31/7).

Dalam kunjungan kerja tersebut, Yuliot tidak hanya memastikan kelancaran pasokan BBM, melainkan juga berdialog langsung untuk menyerap pengalaman nyata para konsumen yang kendaraannya sudah mengonsumsi B50. Menurut Yuliot, implementasi B50 bukan sekadar masalah angka distribusi, melainkan sangat menyangkut urat nadi aktivitas harian masyarakat yang bergantung pada kendaraan.

3. Pasokan BBM Daerah Dipastikan Aman
Selain masalah teknis mesin, faktor ketersediaan bahan bakar di daerah juga menjadi sorotan utama pemerintah selama satu bulan ini. Berdasarkan hasil pantauan, Kementerian ESDM menegaskan bahwa rantai pasok energi baru ini berjalan sesuai rencana.

"Kita mengecek pasokan BBM yang ada di seluruh daerah, dan saya lihat pasokan BBM cukup lancar. Selain mengecek kelancaran BBM, kita juga ingin melihat implementasi B50. Kita harus mengecek bagaimana penerapannya di lapangan," kata Yuliot.

Kesimpulan Indikator Awal
Pihak Kementerian ESDM menyatakan bahwa pengalaman positif dari para pengemudi di jalanan ini menjadi salah satu indikator awal yang sangat penting. Masukan riil dari masyarakat pengguna harian akan terus dikumpulkan guna melengkapi evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan mandatori program B50 ke depannya.

sumber bacaan: detikvideo-metrotv