20 June 2026

Bongkar Data Riset : Ojek Online Sumbang Rp 565 triliun ke PDB


 

HAS
riset ojol
Penyerapan Tenaga Kerja Baru: 
Penyerapan Tenaga Kerja Baru: Riset dari Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) bersama Universitas Paramadina mencatat bahwa ekosistem transportasi ojol atau ojek online mampu menciptakan lapangan kerja langsung dan tidak langsung hingga 5,53 juta orang.

Kepala Makroekonomi dan Keuangan INDEF, Muhammad Rizal Taufikurahman (3 Juni 2026):
Totalnya rekrut tenaga kerja atau multiplayer terhadap tenaga kerja, hitungan kami dari dampak langsung dan dampak tidak langsung di angka 5,53 juta orang. Artinya ojek online ini cukup besar struktur tenaga kerja yang dibuat atau juga yang tercipta.Dari perhitungan kami, dampak tidak langsung yang tercipta dari aktivitas 2,91 juta pengemudi tersebut mencapai 2,62 juta tenaga kerja. Mereka tersebar di sektor UMKM, logistik, perdagangan, hingga berbagai sektor jasa pendukung lainnya


Peredaran Uang Domestik: 
Berdasarkan riset makroekonomi terkait ekosistem ojek online, sektor ini diperkirakan menyumbang ratusan triliun rupiah terhadap PDB Indonesia serta memicu perputaran ekonomi domestik yang masif melalui konsumsi para pengemudi dan mitranya. Riset bertajuk Masa Depan Ojek Online di Indonesia yang disusun Paramadina Public Policy Institute (PPPI) bersama Indef. Studi itu menghitung dampak ekonomi langsung maupun tidak langsung yang dihasilkan oleh ekosistem transportasi daring. Dampak langsung dari aktivitas ojol mencapai sekitar Rp 169 triliun, sedangkan dampak tidak langsung atau efek lanjutan terhadap sektor lain mencapai sekitar Rp 396 triliun.

Kepala Pusat Makroekonomi Indef M Rizal Taufikurahman (3 Juni 2026):
Transportasi ojek online ini ternyata menyumbang hampir Rp 565 triliun atau setara 2,37% dari PDB. Artinya, angka ini bukan angka kecil. Bayangkan, 2,4% terhadap PDB, angka hampir Rp 565 triliun ini, ini justru memberikan kontribusi yang sangat signifikan terhadap multiplier effect dan spillover-nya. Artinya apa? Ojek online itu memberikan nilai tambah, ini bukan multiplier lagi, nilai tambah terhadap PDB kita, berbasis pada sektor-sektor di sistem ekonomi kita


Pemberdayaan UMKM: 
Hadirnya layanan seperti GoFood membuka pasar lebih luas bagi lebih dari jutaan mitra usaha kuliner skala kecil, memungkinkan mereka bertahan dan berkembang di luar pemasaran konvensional. Dari riset yang dilakukan oleh Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LD FEB UI) : Penyedia layanan on-demand berbasis aplikasi, GOJEK, telah berkontribusi besar dalam perekonomian Indonesia hingga mencapai Rp 44,2 triliun yang terbagi dari empat layanan GOJEK yakni Go-Ride, Go-Car, Go-Food, dan Go-Life.

Wakil Kepala LD FEB UI, Paksi C. K. Walandouw (21 Maret 2019):
Kontribusi mitra Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Go-Food tahun 2018 naik hampir tiga kali lipat dibanding tahun 2017. Pertumbuhan kontribusi mitra UMKM Go-Food ini antara lain disebabkan oleh optimalisasi fitur teknologi GOJEK yang digunakan oleh mitra UMKM Go-Food

Berdasarkan hasil riset tersebut, GOJEK disebut telah menjadi pintu masuk pertama bagi para pelaku UMKM untuk menuju ekonomi digital. Di mana mayoritas responden mitra Go-Food adalah pemilik usaha mikro dan kecil, dengan 73 persennya memiliki omzet Rp 300 juta per tahun dan 26 persen di antaranya beromzet Rp 300 juta hingga Rp 2,5 miliar per tahun. 


sumber bacaan: katadataberitasatukumparan

19 June 2026

Beli Dolar Kini Tak Bisa Sembarangan: Obat Mujarab atau Sekadar Pereda Nyeri?


 

BI
batasan beli dolar

Dalam kurun waktu tiga bulan terakhir, BI secara agresif memangkas ambang batas pembelian valas tunai tanpa dokumen pendukung:
April 2026: Batas maksimal diturunkan dari US$100.000 menjadi US$50.000 per orang per bulan.
Juni 2026: Batas tersebut kembali dipangkas setengahnya menjadi US$25.000 per orang per bulan.
Juli 2026: Berdasarkan pengumuman terbaru Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI, per 1 Juli 2026, nanti, batas ini akan diperketat lagi hingga tersisa US$10.000 per bulan. Aturan transfer valas ke luar negeri pun ikut diperketat dari batas US$50.000 menjadi US$25.000.

BI sedang membangun benteng pertahanan berlapis di tengah situasi pasar global yang sedang tidak menentu. BI tidak sedang "melarang" masyarakat memiliki dolar, melainkan menyaring siapa saja yang benar-benar butuh untuk kegiatan ekonomi riil (seperti impor atau kuliah di luar negeri) dan siapa yang sekadar ingin menimbun demi keuntungan pribadi (spekulan).

Gubernur BI, Perry Warjiyo (18 Jun 2026):
Penguatan prinsip kehati-hatian dalam PUVA (Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing) melalui implementasi penurunan threshold beli tunai valuta asing terhadap Rupiah tanpa underlying menjadi USD 10.000 per pelaku per bulan yang mulai berlaku 1 Juli 2026


Data BI membuktikan pengetatan ini bukan sekadar gertakan. Pembatasan awal berhasil menekan rata-rata volume transaksi harian hingga US$16 juta per hari, dan pada pengetatan berikutnya kembali turun sekitar US$9 juta per hari. Volume transaksi yang tidak jelas tujuannya susut drastis.

Deputi Gubernur BI Thomas Djiwandono (18 Juni 2026):
Jadi di tahapan pertama, waktu kita menurunkan threshold dari 100 ribu (dolar AS) ke 50 ribu dolar itu berhasil menurunkan rata-rata (transaksi valas) harian sebesar 16 juta dolar AS. Di tahapan kedua, dari 50 ribu dolar ke 25 ribu dolar itu berhasil menurunkan rata-rata harian sebesar 9 juta dolar AS


Dengan aturan baru ini, BI memproyeksikan porsi transaksi valas yang didasari kebutuhan ekonomi nyata (underlying) akan melonjak hingga 98,1%. Artinya, pasokan dolar di dalam negeri benar-benar dialokasikan untuk sektor produktif seperti impor bahan baku industri.

Ketika Rupiah tertekan, banyak pihak panik lalu berbondong-bondong memborong dolar untuk disimpan (aksi panic buying). Perilaku ini membuat dolar makin langka dan Rupiah kian terpuruk. Dengan membatasi transaksi tanpa dokumen, BI sukses mengusir para pemburu rente ini dari pasar valas domestik.

Direktur Departemen Pengembangan Pasar Keuangan Bank Indonesia, Ruth:
Namanya orang kalau panik, ibarat waktu Covid-19, pasti yang dibeli langsung beras dan minyak. Sama halnya di valas, kalau ada ibu-ibu yang punya anak sekolah di luar negeri atau perusahaan yang punya kewajiban impor, saat tren Rupiah melemah mereka pasti akan memborong dolar lebih awal dari kebutuhannya


Meski saat ini aturan pengawasan diperketat, otoritas moneter memberikan sinyal tegas bahwa kewajiban underlying ini bukanlah sebuah kebijakan yang akan berlaku permanen selamanya.

Kendati kebijakan ini sangat efektif dalam jangka pendek, BI dan pemerintah tidak boleh terlena. Pembatasan administratif seperti ini sifatnya adalah obat pereda nyeri, bukan penyembuh penyakit utama.

Jika pengawasan di lapangan longgar, ada risiko munculnya pasar gelap (black market) valas atau perpindahan spekulasi ke aset digital seperti stablecoin. Pemerintah harus tetap fokus pada akar masalah: memperkuat ekspor, mengurangi ketergantungan impor, dan memperluas adopsi kerja sama transaksi mata uang lokal (Local Currency Transaction/LCT) dengan negara mitra agar kita tidak terus-menerus didikte oleh keperkasaan dolar AS.


sumber bacaan: cnbc-indonesiakumparancnbc-indonesiaantara

18 June 2026

Masyarakat Butuh Makan, Benci Korupsi


 

aKs
aksi di monas

Pada hari Rabu 17 Juni 2026 Massa Aliansi Masyarakat Jakarta Timur demo di Jalan Medan Merdeka Selatan, Monas, Jakarta Pusat. Mereka membawa dua tuntutan yakni melanjutkan program makan bergizi gratis (MBG), dan meminta Presiden Prabowo untuk mengusut tuntas korupsi, termasuk dalam program MBG.

Massa yang memadati kawasan Monas membawa pesan yang sangat jernih. Bagi masyarakat kelas bawah, program MBG bukan sekadar bagi-bagi makanan gratis. Program ini adalah bantalan ekonomi yang meringankan beban dapur mereka sehari-hari, sekaligus harapan agar anak-anak mereka mendapatkan gizi yang layak. Masyarakat sangat membutuhkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), namun mereka tidak toleran terhadap korupsi. 

Salah satu peserta aksi, Edi Marzuki:
Tujuan utamanya adalah lanjutkan MBG (Makan Bergizi Gratis). Yang kedua, tangkap koruptor. Itu tuntutan utama. Ada anak-anak yang putus sekolah sudah tiga tahun yang lalu, mau melamar ke PT tidak diterima, tapi dengan datangnya MBG kami bisa bekerja


Namun, masyarakat tidak buta. Mereka sadar bahwa proyek negara dengan anggaran raksasa selalu rawan menjadi bancakan oknum nakal. Tuntutan "Jalan Terus tapi Bersih Korupsi" mencerminkan kecemasan yang nyata. Warga takut anggaran gizi anak-anak dipangkas demi keuntungan pribadi, yang akhirnya menurunkan kualitas makanan menjadi tidak layak konsumsi.

Pemerintah menegaskan tak akan menghentikan proyek makan bergizi gratis atau MBG. Badan Komunikasi Pemerintah atau Bakom menyampaikan sikap tersebut sebagai respons atas tuntutan mahasiswa dalam demonstrasi "Menuju Indonesia Bangkrut" pekan ini. 

Kepala Bakom, Muhammad Qodari:
(MBG adalah program prioritas Presiden Prabowo Subianto) Untuk itu, pemerintah, dalam hal ini Badan Gizi Nasional (BGN), tetap akan menjalankan program MBG sambil terus mengevaluasi dan membenahi tata kelola tersebut



sumber berita: kompastempovideo

16 June 2026

Rincian Kesepakatan Damai AS-Iran Masih Rahasia


 

per
imbas pada pasar modal

Kesepakatan damai AS-Iran memicu dampak global signifikan, ditandai dengan rencana pembukaan kembali Selat Hormuz yang menurunkan harga minyak dunia dan potensi guyuran investasi asing ke Iran senilai Rp5.310 triliun. Meski rincian kesepakatan masih dirahasiakan, langkah ini diproyeksikan merestrukturisasi peta ekonomi dan geopolitik global.

Pengamat militer dan geopolitik menyoroti kerentanan kesepakatan damai AS-Iran, terutama terkait potensi sabotase dari Israel dan tantangan menjaga gencatan senjata permanen. Meskipun memicu kekhawatiran geopolitik, deeskalasi ini diprediksi menstabilkan harga energi global, terutama dengan dibukanya kembali jalur pasokan di Selat Hormuz.

Kesepakatan sementara antara Amerika Serikat (AS) dan Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz mulai memicu reli aset-aset emerging market. Berdasarkan data Bloomberg, indeks saham negara berkembang MSCI Emerging Markets melonjak 2,8% dan mendekati rekor tertinggi yang sempat dicapai pada awal Mei 2026.

Co-Founder Pasardana & Pengamat Pasar Modal, Hans Kwee:
Selama konflik terjadi, investor cenderung meninggalkan emerging market dan memilih negara maju. Ketika perang mereda, tentu sentimen pasar menjadi lebih positif terhadap negara berkembang termasuk Indonesia

Hasil pembicaraan antara pihak adalah apa yang oleh teori resolusi konflik disebut negative peace (perdamaian negatif), yakni peperangan berhenti, tetapi ketidakpercayaan dan akar konflik tetap utuh. Bukti paling telanjang, status permanen program nuklir Iran dan pencabutan sanksi menyeluruh, tidak diselesaikan, melainkan ditunda ke periode negosiasi lanjutan selama 60 hari.

Media Kompas menulis: Lebih jauh, sejumlah analis mengingatkan satu hal mendasar bahwa ini bukan resolusi konflik, melainkan manajemen krisis. Dalam teori hubungan internasional, manajemen krisis adalah upaya menahan sebuah krisis akut agar tidak meledak menjadi perang terbuka. Fokusnya menghentikan kekerasan langsung dan menstabilkan situasi, bukan menyembuhkan akar permusuhan ideologis yang sudah berdekade.

sumber: detikdetik-financecnn-indonesiakompastv-videokontandwkompas

15 June 2026

Kontroversi di Awal Piala Dunia 2026


 

kon
presiden fifa

Presiden FIFA, Gianni Infantino, memicu gelombang kritik tajam saat memberikan keterangan pers di Stadion Azteca, Meksiko menjelang laga pembukaan Piala Dunia 2026. Di tengah berbagai skandal yang menyelimuti penyelenggaraan Piala Dunia di Amerika Utara, Infantino justru memilih pasang badan membela kebijakan pemerintah Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Donald Trump. Isu utama yang mencuat adalah deportasi wasit asal Somalia, Artan, yang dipaksa pulang setelah menjalani interogasi selama 11 jam di Bandara Internasional Miami. 

Presiden FIFA, Gianni Infantino:
Sangat disayangkan apa yang terjadi pada wasit dari Somalia itu. Tapi sekali lagi, kami tidak mengendalikan segalanya. Terkadang ada baiknya untuk sekadar bersantai dan rileks.


Pada 2022, Kylian Mbappe sempat menolak terlibat dalam sesi pemotretan resmi karena keberatan citranya dipakai untuk mendukung produk tertentu, terutama yang berkaitan dengan taruhan dan makanan tidak sehat. Kylian Mbappe dan sejumlah pemain Prancis memprotes Federasi Sepak Bola Prancis terkait penggunaan citra mereka untuk sponsor perjudian di era Piala Dunia 2026.

Tindakan keamanan untuk Piala Dunia 2026 menghadapi ujian nyata pertamanya menjelang dimulainya turnamen, setelah tim nasional Inggris melaporkan pencurian sebagian perlengkapan latihannya saat sedang dipindahkan dari kamp pelatihan di Florida ke markas besar mereka di Kansas City, Amerika Serikat.  Menurut laporan surat kabar Inggris "Daily Mail", barang-barang yang dicuri meliputi sepatu olahraga milik sejumlah bintang tim nasional, di antaranya Harry Kane, Jude Bellingham, dan Anthony Gordon, serta bola resmi untuk pertandingan, alat analisis performa, dan peralatan teknis yang digunakan staf pelatih setiap hari. 

sumber: mediaindonesiasuaragoal

Mengapa Perjanjian Damai AS-Iran Jadi Mimpi Buruk Israel?


 

mim
ilustrasi senjata perang

Posisi Israel berada di titik nadir akibat manuver diplomatik AS-Iran. Sepertinya Tel Aviv saat ini dilingkupi kepanikan masif, guncangan politik, dan rasa frustrasi yang mendalam. Hubungan mesra yang mendadak terjalin kembali antara Amerika Serikat dan Iran melalui rencana penandatanganan nota kesepahaman perdamaian di bawah administrasi Donald Trump dipandang Israel sebagai sebuah kekalahan strategis yang fatal.

1. Kehilangan Pengaruh Politik Atas Washington
Opini publik dan pejabat internal Israel terguncang karena menyadari bahwa pengaruh mereka terhadap keputusan strategis Washington telah sirna. Jajaran elit politik Tel Aviv dinilai gagal total dalam membentuk isi kesepakatan damai tersebut. Ketidakmampuan Israel memengaruhi proses negosiasi menunjukkan posisi tawar mereka yang melemah di mata sekutu terdekatnya sendiri.

2. Kegagalan Total Tujuan Perang
Perjanjian damai ini menjadi bukti nyata runtuhnya target-target militer Israel. Tokoh oposisi seperti Yair Lapid bahkan terang-terangan menyebut bahwa kesepakatan ini mengonfirmasi tidak ada satu pun tujuan perang Israel yang tercapai. Kendati Perdana Menteri Benjamin Netanyahu berhasil memenangkan beberapa pertempuran taktis melawan Hamas dan Hizbullah, ia dinilai kalah telak dalam perang geopolitik yang lebih luas melawan Iran.

3. Program Nuklir Iran Tetap Utuh
Kekhawatiran terbesar Israel bertumpu pada fakta bahwa kesepakatan ini membiarkan infrastruktur nuklir Iran tetap utuh. Tanpa adanya pembongkaran total terhadap kapabilitas nuklir Teheran, kesepakatan ini dinilai sebagai "perjanjian yang sangat buruk" bagi masa depan keamanan Israel. Tel Aviv memandang perdamaian ini justru memberi napas dan legitimasi baru bagi Teheran.

4. Iran Menjelma Jadi Penguasa Regional yang Makin Kuat
Media-media terkemuka Israel seperti Maariv, Ynet, dan Haaretz menggambarkan ketakutan bahwa Iran tidak lagi sekadar berjuang bertahan hidup, melainkan telah berhasil mendikte ekonomi regional dan global. Teheran dinilai datang ke meja perundingan dari posisi yang sangat kuat. Hal ini memaksa AS melakukan improvisasi kebijakan yang mengorbankan kepentingan jangka panjang Israel demi kestabilan pasokan energi seperti pembukaan kembali Selat Hormuz.

5. Tekanan Menghentikan Operasi Militer
Kesepakatan damai ini diiringi konsesi yang menjepit pergerakan militer Tel Aviv. Di saat Iran mendapatkan keuntungan ekonomi, Israel justru diwajibkan untuk menghentikan operasi militernya di Lebanon. Ketentuan ini memicu kepanikan domestik karena membatasi ruang gerak pertahanan Israel di perbatasan utara mereka.

Secara garis besar, pendapat kolektif dari para jurnalis, analis hukum, dan pejabat senior Israel bermuara pada satu kesimpulan pahit: perdamaian AS-Iran adalah petaka politik bagi Tel Aviv. Kemenangan militer Israel di lapangan runtuh seketika oleh kekalahan diplomatik di meja perundingan global.

sumber berita: republikasindonewskompas

14 June 2026

Kapan Kesepakatan Damai AS dan Iran?


 

per
ilustrasi pengayaan uranium

Presiden AS Donald Trump dengan sangat percaya diri menyatakan bahwa draf kesepakatan damai akan segera ditandatangani pada hari Minggu ini (14 Juni 2026). Trump bahkan langsung mengumumkan implikasi strategis dari rencana ini, yaitu pembukaan kembali Selat Hormuz bagi semua pihak guna memulihkan jalur urat nadi perdagangan energi dunia yang sempat diblokir. Dari perspektif strategi, pengumuman agresif Trump ini diduga memiliki motif publikasi pribadi demi keuntungan politik domestiknya.

Pihak Iran langsung membantah klaim sepihak tersebut. Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) bersama Kementerian Luar Negeri Iran menegaskan bahwa memorandum perdamaian ini belum selesai disintesis dan dipastikan tidak akan ada penandatanganan pada hari Minggu. Iran menganggap pengumuman terburu-buru Trump hanyalah sebuah ujian tekanan bagi tim negosiasi mereka. Para negosiator Iran sendiri belum dijadwalkan berangkat menuju Jenewa, Swiss, dan memperkirakan proses ini masih memakan waktu beberapa hari ke depan.

Meskipun kedua negara secara umum sepakat untuk mengakhiri perang, draf perdamaian ini masih menahan tiga bom waktu yang belum menemukan titik temu, yaitu: Program Nuklir Iran, Mekanisme Pembukaan Selat Hormuz dan Isu Regional dan Finansial.

Secara keseluruhan, perang ini memang sedang menuju akhir berkat mediasi internasional. Namun, kesepakatan hitam di atas putih belum benar-benar matang karena masing-masing pihak masih berusaha mengamankan posisi tawar terbaik mereka di meja rundingan.

sumber: cnbc-indonesiadetikcnn-indonesia