Karena Perang, Trump Rombak Kabinetnya?
![]() |
| presiden as |
Sementara Jaksa Agung Pam Bondi memohon kepada Donald Trump agar tidak memecatnya, dalam konfrontasi yang menegangkan di Gedung Putih setelah Trump menuduhnya melakukan pelanggaran yang tak termaafkan. Dikabarkan bahwa Bondi menanggapi dengan memohon kepada Presiden untuk memberinya lebih banyak waktu dalam peran tersebut. Namun, Presiden mengatakan kepadanya bahwa dia dipecat dan pengumuman akan segera dibuat.
Menurut laporan Reuters, setidaknya lima sumber yang mengetahui diskusi di Gedung Putih mengungkapkan bahwa perombakan kabinet dipertimbangkan sebagai upaya reset bagi pemerintahan. Sejumlah sekutu politik menilai pidato televisi Trump pada 1 April 2026 lalu dimaksudkan untuk menunjukkan kendali atas situasi justru tidak efektif dan gagal meyakinkan publik. Hal ini memperkuat pandangan di lingkaran dalam pemerintahan bahwa perubahan strategi, termasuk komposisi pejabat, menjadi kebutuhan mendesak.
sumber:wartaekonomi, tempo






