Masyarakat Butuh Makan, Benci Korupsi
![]() |
| aksi di monas |
Massa yang memadati kawasan Monas membawa pesan yang sangat jernih. Bagi masyarakat kelas bawah, program MBG bukan sekadar bagi-bagi makanan gratis. Program ini adalah bantalan ekonomi yang meringankan beban dapur mereka sehari-hari, sekaligus harapan agar anak-anak mereka mendapatkan gizi yang layak. Masyarakat sangat membutuhkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), namun mereka tidak toleran terhadap korupsi.
Salah satu peserta aksi, Edi Marzuki:
Tujuan utamanya adalah lanjutkan MBG (Makan Bergizi Gratis). Yang kedua, tangkap koruptor. Itu tuntutan utama. Ada anak-anak yang putus sekolah sudah tiga tahun yang lalu, mau melamar ke PT tidak diterima, tapi dengan datangnya MBG kami bisa bekerja
Namun, masyarakat tidak buta. Mereka sadar bahwa proyek negara dengan anggaran raksasa selalu rawan menjadi bancakan oknum nakal. Tuntutan "Jalan Terus tapi Bersih Korupsi" mencerminkan kecemasan yang nyata. Warga takut anggaran gizi anak-anak dipangkas demi keuntungan pribadi, yang akhirnya menurunkan kualitas makanan menjadi tidak layak konsumsi.
Pemerintah menegaskan tak akan menghentikan proyek makan bergizi gratis atau MBG. Badan Komunikasi Pemerintah atau Bakom menyampaikan sikap tersebut sebagai respons atas tuntutan mahasiswa dalam demonstrasi "Menuju Indonesia Bangkrut" pekan ini.
Kepala Bakom, Muhammad Qodari:
(MBG adalah program prioritas Presiden Prabowo Subianto) Untuk itu, pemerintah, dalam hal ini Badan Gizi Nasional (BGN), tetap akan menjalankan program MBG sambil terus mengevaluasi dan membenahi tata kelola tersebut
sumber berita: kompas, tempo, video






