09 October 2019

Resiko dan Mitigasi Bencana


mit
Resiko Mitigasi Bencana

Mitigasi bencana merupakan suatu aktivitas (serangkaian kegiatan) yang berperan sebagai tindakan pengurangan dampak bencana, atau usaha-usaha yang dilakukan untuk megurangi korban ketika bencana terjadi, baik korban jiwa maupun harta. Mitigasi bencana adalah serangkaian upaya untuk mengurangi risiko bencana.

Resiko bencana (Risk) adalah potensi kerugian yang ditimbulkan akibat bencana pada suatu wilayah dan  kurun waktu tertentu yang dapat berupa kematian, luka, sakit, jiwa terancam, hilangnya rasa aman, mengungsi, kerusakan atau kehilangan harta, dan gangguan kegiatan masyarakat. , akibat kombinasi dari bahaya, kerentanan, dan kapasitas dari daerah (tertentu) yang bersangkutan.





15 September 2019

Aktuaris, Profesi dengan Pendapatan Tinggi


tri5
Aktuaris


Aktuaris adalah salah satu profesi dengan pembayaran tinggi. Pembayaran yang tinggi tersebut tentunya berpengaruh pada posisi seorang Aktuaris di perusahaan. Aktuaris sering kali bekerja pada posisi tinggi yang membutuhkan kerja keras dan kontribusi besar kepada perusahaan, seorang Aktuaris bisa mendapat kesempatan lebih besar untuk berkembang secara signifikan di perusahaan, sehingga Aktuaris juga seringkali berubah peran menjadi seorang pemimpin karena kemampuannya membuat keputusan besar sangat dihargai ditingkat manajemen.


31 August 2019

Aktuaria Naik Daun



ak1
Jurusan Aktuaria
“Prodi Aktuaria lagi naik daun, karena dibuka tahun kemarin dan peminatnya sudah banyak banget. Jadi prodi ini tingkat persaingannya paling tinggi di UI,” kata Kepala Kantor Humas dan KIP UI, Rifelly Dewi Astuti saat dihubungi Medcom.id, Rabu, 12 Juni 2019. Aktuaria UI Naik Daun, Hati-hati Persaingannya Ketat.

“Negara memerlukan aktuaris untuk memprediksi kondisi dunia saat ini. Hal itu demi kemajuan bangsa, bahkan kemanusiaan itu sendiri. Oleh karenanya, kita sebagai universitas nasional perlu melahirkan para aktuaris,” kata Wakil Rektor Bidang Pendidikan, Pengajaran, dan Kemahasiswaan UGM, Djagal Wiseso Marseno. Baru Dibuka, Peminat Aktuaria Salip Kedokteran UGM.





05 August 2019

Universitas Negeri Terbaik di SBMPTN 2019


ub1
SBMPTN 2019

Kemenristekdikti bersama LTMPT juga mengumumkan 10 perguruan tinggi negeri dengan jumlah peminat terbanyak dalam SBMPTN 2019:

1. Universitas Brawijaya (55.871 peserta) 
2. Universitas Sebelas Maret (48.735peserta) 
3. Universitas Diponegoro (48.440 peserta) 
4. Universitas Pendidikan Indonesia (48.231 peserta) 
5. Universitas Negeri Semarang (44.937 peserta) 
6. Universitas Padjadjaran (41.970 peserta) 
7. Universitas Hasanuddin (41.846 peserta) 
8. Universitas Jember (40.173 peserta) 
9. Universitas Negeri Yogyakarta (38.007 peserta) 
10. Universitas Sumatera Utara (36.585 peserta).




18 May 2019

Sri Widowati Mundur dari Facebook Indonesia


 

sri
Sri Widowati

Kepergian Sri Widowati dari jabatannya sebagai Country Director Facebook Indonesia pada tahun 2019 menjadi sorotan besar di dunia teknologi dan bisnis digital. Selama tiga tahun menjabat, Sri Widowati—atau yang akrab disapa Wido—berhasil membawa perubahan signifikan pada operasi Facebook di Indonesia, termasuk pembukaan kantor resmi Facebook di Jakarta. Namun, apa arti kepergiannya bagi Facebook dan ekosistem media sosial di Indonesia?  

Kepemimpinan Sri Widowati
Di bawah kepemimpinan Wido, Facebook berusaha semakin dekat dengan masyarakat Indonesia. Salah satu pencapaian besar yang terjadi selama masa jabatannya adalah pembukaan kantor resmi Facebook di Indonesia. Langkah ini disambut baik oleh banyak pihak karena menandai komitmen Facebook untuk lebih serius menangani pasar Indonesia, yang merupakan salah satu pengguna terbesar platform ini di dunia. Kehadiran kantor fisik Facebook di Indonesia memberikan dampak signifikan, terutama dalam hal kolaborasi dengan pelaku bisnis lokal dan pemerintah. Kantor ini menjadi pusat kegiatan, mulai dari mendukung pelaku UMKM untuk memanfaatkan platform Facebook dan Instagram sebagai alat pemasaran, hingga bekerja sama dengan pemerintah dalam menangani isu-isu penting seperti penyebaran hoaks dan konten negatif. Namun, di balik semua pencapaian ini, tantangan tetap ada. Facebook di era Wido juga menghadapi kritik, terutama terkait masalah penyebaran berita palsu, ujaran kebencian, dan pelanggaran privasi data. Meski berbagai inisiatif telah diluncurkan, seperti program literasi digital dan peningkatan moderasi konten, tugas ini masih jauh dari kata selesai.  

Apa Alasan Mundur?  
Keputusan Wido untuk mundur setelah tiga tahun menjabat memunculkan berbagai spekulasi. Dalam pernyataan resminya, ia menyebut bahwa kepergiannya adalah langkah pribadi untuk mengejar peluang baru di luar Facebook. Namun, banyak pihak bertanya-tanya apakah ada faktor lain yang memengaruhi keputusan ini, mengingat tantangan yang dihadapi Facebook di Indonesia masih cukup besar. Bagi Facebook, kepergian Wido tentu menjadi tantangan baru. Sebagai seorang pemimpin perempuan yang dikenal inovatif dan berorientasi pada hasil, Wido telah meninggalkan jejak yang sulit dilupakan. Penggantinya harus mampu melanjutkan inisiatif yang telah berjalan dan, lebih penting lagi, mengatasi masalah-masalah besar yang masih mengintai platform ini di Indonesia.  

Dampak Kepergian Wido
Mundurnya Sri Widowati dari jabatannya tentu meninggalkan pertanyaan besar: bagaimana masa depan Facebook di Indonesia setelah kepergian seorang pemimpin yang telah membawa banyak perubahan?  Dalam konteks bisnis, Facebook tetap memiliki posisi kuat di Indonesia. Dengan lebih dari 100 juta pengguna aktif, Facebook menjadi platform penting bagi pelaku bisnis, pemerintah, dan masyarakat umum. Namun, tantangan seperti regulasi pemerintah, persaingan dengan platform lain seperti TikTok, serta isu keamanan data pengguna tetap menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan oleh kepemimpinan baru.  Selain itu, pembukaan kantor di Jakarta yang terjadi di era Wido telah menciptakan ekspektasi tinggi dari masyarakat dan pelaku bisnis. Facebook diharapkan tidak hanya menjadi perusahaan teknologi global, tetapi juga lebih memahami kebutuhan lokal. Kepergian Wido menandai akhir dari sebuah era, tetapi juga menjadi momen penting bagi Facebook untuk membuktikan komitmennya terhadap pasar Indonesia.  


Pembukaan kantor Facebook di Jakarta menjadi simbol komitmen perusahaan terhadap Indonesia, tetapi kepergiannya juga menjadi pengingat bahwa tantangan besar masih ada di depan mata. Dengan pasar yang begitu besar dan dinamis, Indonesia tetap menjadi salah satu prioritas utama bagi Facebook. Namun, untuk menjaga relevansi, Facebook harus terus berinovasi, memperkuat regulasi internal, dan menjalin hubungan yang lebih erat dengan pengguna lokal. Kepergian Wido bukanlah akhir dari perjalanan Facebook di Indonesia, melainkan awal dari babak baru yang penuh tantangan dan peluang.
 
berita: kumparaninetantara

10 April 2019

Best Business Jobs







Updated on 19 Februari 2019:
The best business jobs include

    Statistician ( STATISTIKA )
    Actuary ( AKTUARIA )
    Mathematician.
    Cost estimator.
    Business operations manager.
    Market research analyst.
    Accountant.
    Financial advisor.
    Financial manager.
    Operations research analyst.

05 April 2019

Mengukur Masa Depan ala Aktuaria


dep
Aktuaria

Pada saat ini Teknik Forecasting (secara keilmuan Statistika) banyak digunakan Aktuaria saat melakukan tugas kesehariannya.  Laporan Aktuaris sebagian besar adalah hasil hitung Forecasting kepada data keuangan (Finance). Forecasting, seperti diketahui adalah teknik(Statistika) dalam pra-kiraan atas data/peristiwa yang BELUM TERJADI. Sehingga berbeda dengan Teknik Estimasi yang lebih focus pada data/keadaan yang telah ada. Karena Forecasting adalah meramal (peristiwa) yang belum terjadi maka peran pola atau model sangatlah penting. Penentuan pola/model oleh seorang Aktuaris adalah bagian penting yang sering dilakukan (tanpa sadar) dengan istilah “biasanya begini …”.

Dalam meghitung Imbalan Pascakerja (IPK) atau Pensiun di masa depan (yang belum terjadi), Aktuaris sebaiknya punya core competence yang kuat dalam hal melihat kedepan tentang probability dan mortality serta berbagai angka rate yang digunakan dalam perhitungannya.

Fenomena mendapatkan data yang bias menjadi ancamannya. Kebiasaan untuk memakai “biasanya memakai cara ini…” akan menjadi jerat yang berbahaya. Karena pada kenyataannya hanya memberikan hasil dari “arriving at about the same figure in differentways”. Kaidah keilmuan Statistika mengatakan bahwa bilamana tidak ada perbedaan dalam data maka rumus2 (forecasting) statistika menjadi tidak banyak berguna. Data yang “berbeda” tidk sama dengan data yang bias. Oleh sebab itu Aktuaris sebaiknya sadar bahwa pertarungan dikepalanya tentang “PERCEPTION vs REALITY” menjadi agenda utama yang mempengaruhi projected result dari pekerjaannya.