27 July 2022

Ahli Waris Satpam terima BPJS-TK


 

tk1
BPJS-TK

Ahli waris mendapatkan haknya dari program Jaminan Kematian BPJamsostek sebesar Rp42 juta dan beasiswa Rp24 juta berdasarkan PP Nomor 82 Tahun 2019. Almarhum merupakan Satpam tenaga kerja Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN) dari Perwakilan BPKP Provinsi Riau yang meninggal dunia

Berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2021 Tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek) bahwa seluruh pekerja penerima upah, bukan penerima upah, Pekerja Migran Indonesia, serta pegawai pemerintah non aparatur sipil negara dan penyelenggara pemilu harus didaftarkan menjadi peserta BPJAMSOSTEK.


sumber berita

RiauPos

21 July 2022

Pembangunan Desa Indonesia


 

pem
Pembangunan Desa

Desa selalu menjadi bagian penting dalam pembangunan Indonesia. Dengan sekitar 74.961 desa di seluruh negeri, wilayah pedesaan memiliki potensi besar sebagai tulang punggung ekonomi sekaligus ujung tombak pembangunan berkelanjutan. Namun, realitas menunjukkan bahwa mayoritas penduduk miskin di Indonesia masih berada di desa. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), sebagian besar masyarakat miskin tinggal di wilayah pedesaan, di mana akses terhadap layanan dasar seperti energi, pendidikan, dan infrastruktur masih sangat terbatas.  Di tengah tantangan tersebut, pembangunan desa yang berfokus pada pengentasan kemiskinan dan penyediaan energi yang berkelanjutan menjadi hal yang sangat penting. Dengan pendekatan yang tepat, desa tidak hanya bisa keluar dari kemiskinan, tetapi juga menjadi pusat inovasi energi bersih yang mendukung pembangunan nasional.  

Kemiskinan di Desa  
Kemiskinan di desa bukanlah hal yang baru. Banyak desa di Indonesia masih bergantung pada sektor agraris tradisional sebagai sumber penghidupan utama. Sayangnya, sektor ini sering kali tidak cukup stabil untuk mengangkat masyarakat keluar dari kemiskinan, terutama karena tantangan seperti perubahan iklim, harga komoditas yang fluktuatif, dan minimnya akses ke pasar.  Selain itu, keterbatasan infrastruktur juga menjadi salah satu faktor utama yang memperparah kemiskinan di desa. Laporan dari CNN Indonesia menunjukkan bahwa banyak desa yang masih belum memiliki akses penuh ke listrik, jalan yang memadai, hingga layanan kesehatan dan pendidikan. Dalam kondisi seperti ini, masyarakat desa terjebak dalam siklus kemiskinan yang sulit untuk diputus.  

Pembangunan Desa yang Berkelanjutan  
Salah satu langkah penting dalam pembangunan desa adalah meningkatkan akses energi. Energi tidak hanya menjadi kebutuhan dasar, tetapi juga sebagai penggerak utama pembangunan ekonomi dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.  Menurut laporan dari PLN, hingga tahun 2022, sebanyak 83.240 desa telah menikmati akses listrik. Capaian ini tentu patut diapresiasi, karena listrik membuka peluang besar bagi masyarakat desa untuk meningkatkan produktivitas, seperti menjalankan usaha kecil, menggunakan teknologi modern, dan memanfaatkan alat-alat pendidikan berbasis digital.  Namun, akses listrik saja tidak cukup. Desa juga harus mulai beralih ke energi bersih agar pembangunan berkelanjutan dapat tercapai. Artikel dari The Conversation menyoroti potensi desa sebagai ujung tombak energi bersih di Indonesia. Dengan memanfaatkan sumber daya lokal seperti tenaga surya, biomassa, dan mikrohidro, desa dapat mengembangkan pembangkit listrik skala kecil yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga lebih terjangkau bagi masyarakat lokal.  

Membangun Desa
1. Peningkatan Infrastruktur Dasar  
Pemerintah perlu terus berinvestasi dalam infrastruktur desa, seperti jalan, jembatan, dan akses internet. Infrastruktur yang baik akan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat desa, seperti akses ke pasar yang lebih luas dan pengembangan wisata desa.  

2. Pengembangan Energi Terbarukan di Desa  
Desa memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pengembangan energi bersih, seperti pembangkit listrik tenaga surya dan mikrohidro. Program ini tidak hanya memberikan akses energi yang stabil tetapi juga menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat lokal.  

3. Diversifikasi Ekonomi Desa  
Desa tidak bisa terus bergantung pada sektor agraris saja. Diversifikasi ekonomi, seperti pengembangan usaha kecil dan menengah (UKM), kerajinan tangan, dan ekowisata, dapat membantu masyarakat desa mendapatkan pendapatan tambahan. 

4. Edukasi dan Pelatihan
Pemerintah dan sektor swasta perlu menyediakan pelatihan keterampilan bagi masyarakat desa, terutama dalam memanfaatkan teknologi modern dan mengelola usaha berbasis energi bersih.  

5. Kemitraan dengan Sektor Swasta dan Komunitas Lokal
Kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan komunitas lokal sangat penting untuk memastikan keberlanjutan program pembangunan desa. Peran sektor swasta, seperti dalam penyediaan teknologi energi bersih, dapat mempercepat transformasi desa menjadi lebih maju.  

Pembangunan desa di Indonesia adalah kunci untuk mengatasi kemiskinan nasional. Dengan meningkatkan akses energi bersih, memperbaiki infrastruktur, dan mendiversifikasi ekonomi lokal, desa dapat menjadi pusat pertumbuhan yang berkelanjutan. Namun, upaya ini membutuhkan sinergi dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat desa itu sendiri. Jika dikelola dengan baik, desa tidak hanya akan keluar dari kemiskinan, tetapi juga menjadi model pembangunan yang ramah lingkungan dan inklusif. Dengan pendekatan ini, impian Indonesia untuk menjadi negara maju yang berkeadilan sosial dapat terwujud, dimulai dari desa-desa yang menjadi pondasinya.
 
sumber berita
pln 
cnn 

30 June 2022

Pengembangan Pariwisata Unik Indonesia


 

wis
Pariwisata Unik

Indonesia dikenal sebagai negara kepulauan dengan kekayaan budaya, alam, dan tradisi yang begitu memikat. Di tengah persaingan global dalam sektor pariwisata, keunikan menjadi nilai jual yang tidak dapat diabaikan. Pengembangan pariwisata unik Indonesia adalah salah satu langkah strategis untuk meningkatkan daya tarik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Dengan pendekatan kreatif dan berbasis komunitas, destinasi wisata unik dapat menjadi solusi untuk mengenalkan Indonesia secara lebih mendalam.  

Desa Wisata: Sentuhan Keunikan Lokal
Salah satu contoh konkret pengembangan pariwisata unik di Indonesia adalah desa wisata. Desa-desa wisata, seperti yang diulas dalam artikel Kemenparekraf dan media lainnya, menawarkan pengalaman autentik yang jarang ditemukan di tempat lain. Misalnya, enam desa wisata di Kalimantan, seperti yang disebutkan oleh Kemenparekraf, memiliki daya tarik khas yang memadukan keindahan alam dengan tradisi lokal. Desa ini menonjolkan budaya Dayak sebagai identitas utama, dengan atraksi seperti rumah adat, kerajinan tangan, hingga ritual tradisional yang membuat wisatawan merasa terhubung langsung dengan kehidupan masyarakat setempat.  

Selain itu, media Detik Travel juga menyoroti "hidden gem" berupa desa wisata yang kurang dikenal tetapi memiliki pesona luar biasa. Contohnya adalah Desa Nglanggeran di Yogyakarta, yang menawarkan pengalaman mendaki gunung api purba sambil menikmati pemandangan alam yang menakjubkan. Desa seperti ini tidak hanya menawarkan keindahan visual tetapi juga memberikan pengalaman yang mendidik, terutama mengenai pelestarian lingkungan dan budaya lokal.  

Hal menarik lainnya adalah pendekatan halal tourism yang mulai berkembang di beberapa destinasi. Menurut media Merdeka, wisata halal di Indonesia tidak hanya berfokus pada penyediaan makanan halal, tetapi juga memastikan kenyamanan wisatawan Muslim dalam menikmati pengalaman berwisata. Destinasi-destinasi seperti Lombok, Aceh, dan Sumedang berhasil memadukan keunikan lokal dengan konsep halal tourism, sehingga menciptakan daya tarik yang lebih inklusif tanpa mengesampingkan kearifan lokal.  

Strategi Pengembangan Melalui Kreativitas dan Kolaborasi  
Untuk mengembangkan pariwisata unik di Indonesia, kreativitas dan kolaborasi menjadi kunci utama. Pemerintah, komunitas lokal, dan pelaku usaha pariwisata perlu bersinergi dalam menciptakan pengalaman wisata yang tidak hanya menarik tetapi juga berkelanjutan. Misalnya, pelatihan dan pendampingan bagi masyarakat desa wisata dapat meningkatkan kualitas layanan dan produk lokal, sehingga desa tersebut mampu bersaing di pasar pariwisata.  

Selain itu, strategi pemasaran berbasis digital juga menjadi faktor penting. Dengan memanfaatkan media sosial dan platform digital, keunikan destinasi wisata dapat lebih mudah dikenalkan kepada audiens global. Kampanye yang menonjolkan keaslian dan cerita di balik destinasi wisata akan memberikan kesan mendalam bagi calon wisatawan.  

Menjaga Keunikan untuk Masa Depan

Pengembangan pariwisata unik Indonesia adalah langkah cerdas untuk meningkatkan daya tarik sektor pariwisata. Dengan memaksimalkan potensi lokal, seperti desa wisata dan konsep halal tourism, Indonesia tidak hanya dapat bersaing secara global tetapi juga menjaga keberlanjutan budaya dan alam. Melalui kolaborasi, kreativitas, dan strategi pemasaran yang tepat, pariwisata Indonesia memiliki peluang besar untuk terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi masyarakat lokal maupun bangsa secara keseluruhan. Dengan keunikan yang dimiliki, Indonesia tidak hanya menjadi destinasi, tetapi juga pengalaman yang tak terlupakan bagi siapa saja yang berkunjung.

Link Berita:

07 June 2022

Non-ASN Pemkab Mojokerto dapat Kartu Peserta BPJS Ketenagakerjaan


 

bpjs
kartu BPJS Ketenagakerjaan

Dua program Jaminan-Kecelakaan dan program Jaminan-Kematian pegawai non ASN sudah di-cover BPJS Ketenagakerjaan.

Sesuai pemetaan Pemkab, peserta non-ASN di Kabupaten Mojokerto sebanyak 3.771 orang dan yang menerima sebanyak 3.042 orang, sehingga, sisanya yang belum tercover sebanyak 729 orang dan perlu dialokasikan. Anggaran di tahun 2022 untuk mengcover BPJS dari 3.042 kurang lebih sebesar Rp. 197 juta dan perlu kekurangannya dapat di alokasikan pada P-APBD.


Sumber berita

JAWA-POS

30 May 2022

Gubernur (mulai) Melirik Industri Syariah


 

gub
Industri Halal Syariah

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati :

Upaya pemerintah dalam melakukan program-program ekonomi dan keuangan syariah memang membutuhkan kerja sama, termasuk dengan daerah, karena tidak bisa dilakukan oleh satu kementerian dan lembaga

Diperlukan pula adanya definisi yang jelas untuk semua orang dari sebuah kegiatan ekonomi di industri sektor keuangan maupun riil yang dapat dinyatakan memenuhi persyaratan syariah.
 
Pj. Gubernur Jatim Adhy Karyono (21 Mei 2024):
Alhamdulillah, Jawa Timur berhasil memborong delapanpenghargaan dari sepuluh kategori Anugerah Adinata Syariah tahun ini. Ini adalah bukti komitmen Jatim dalam mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menorehkan prestasi di kancah nasional. Kali ini, Jawa Timur berhasil memborong delapan penghargaan dari sepuluh kategori dalam Anugerah Adinata Syariah pada 20 Mei 2024. Adapun kedelapan penghargaan yang diraih Jawa Timur antara lain Juara 5 Kategori Keuangan Sosial Syariah, Juara 3 Kategori Program Inovasi pada Sektor Ekonomi Syariah, Juara 1 Kategori Keuangan Mikro Syariah, dan Juara 2 Kategori Pendidikan dan Pemberdayaan Ekonomi Pesantren.  Termasuk Juara 4 Kategori Zona KHAS (Kuliner Halal Aman Sehat), Juara 3 Kategori Industri Halal, Juara 4 Kategori Kelembagaan Daerah yang Difokuskan pada Pengembangan Ekonomi Syariah di Tingkat Daerah/Provinsi, serta Juara 4 Kategori Keuangan Syariah.


sumber berita
KOMPAS

02 May 2022

Kepercayaan Masyarakat Terhadap Polri


 

kep
Kepercayaan Terhadap Polri

Kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian, termasuk Polri, merupakan fondasi penting dalam menciptakan keamanan dan ketertiban di suatu negara. Namun, dalam beberapa waktu belakangan, tingkat kepercayaan publik terhadap Polri mengalami penurunan yang cukup signifikan. Berdasarkan data survei yang dilaporkan oleh Liputan6, salah satu penyebab utama anjloknya kepercayaan ini adalah berbagai kasus yang melibatkan oknum kepolisian, seperti penyalahgunaan wewenang, tidak profesionalnya penanganan kasus, hingga dugaan korupsi. Kondisi ini menjadi tantangan besar bagi Polri untuk merebut kembali kepercayaan masyarakat.

Mengapa Kepercayaan Masyarakat Menurun?
Menurut tulisan di media Republika, Kapolri sendiri mengakui bahwa ada penurunan kepercayaan masyarakat terhadap Polri. Salah satu penyebabnya adalah perilaku beberapa oknum yang merusak citra institusi. Ketika masyarakat melihat adanya ketidakadilan atau tindakan yang tidak sesuai dengan hukum, wajar jika rasa percaya terhadap institusi yang seharusnya melindungi mereka menjadi luntur. Selain itu, ekspektasi masyarakat yang semakin tinggi terhadap transparansi dan profesionalisme Polri juga menjadi tantangan tersendiri. Di era digital, informasi menyebar dengan cepat, dan setiap insiden yang melibatkan polisi dapat langsung menjadi perhatian publik. Hal ini memperbesar tuntutan agar Polri tidak hanya cepat bertindak, tetapi juga bertindak dengan benar dan adil.

Pentingnya Kepercayaan Masyarakat terhadap Polisi
Kepercayaan masyarakat terhadap polisi adalah aset yang sangat berharga. Ketika masyarakat percaya pada institusi ini, mereka akan lebih kooperatif dalam melaporkan kejahatan, mematuhi hukum, dan mendukung berbagai program keamanan. Sebaliknya, jika kepercayaan menurun, masyarakat cenderung enggan bekerja sama atau bahkan bersikap skeptis terhadap tindakan kepolisian. Seperti yang dijelaskan dalam artikel Media Indonesia, mempertahankan kepercayaan publik adalah tugas utama setiap institusi kepolisian. Polri harus mampu menunjukkan bahwa mereka bekerja untuk kepentingan masyarakat, bukan untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu. Langkah ini penting untuk memastikan bahwa Polri tetap menjadi institusi yang dihormati dan diandalkan oleh seluruh lapisan masyarakat.

Harapan untuk Masa Depan Polisi
Meski tantangan yang dihadapi Polri cukup besar, harapan untuk perbaikan tetap ada. Dengan komitmen yang kuat untuk mereformasi diri, Polri memiliki peluang besar untuk kembali merebut hati masyarakat. Kunci utamanya adalah konsistensi dalam menunjukkan bahwa mereka adalah pelindung dan pengayom masyarakat yang dapat diandalkan. Kepercayaan masyarakat terhadap Polri bukan sesuatu yang bisa dibangun dalam semalam, tetapi membutuhkan waktu, kerja keras, dan kesungguhan. Dengan langkah yang tepat, Polri dapat kembali menjadi institusi yang dibanggakan oleh rakyat Indonesia. Mari terus mendukung upaya perbaikan ini demi keamanan dan kesejahteraan bersama.
 
sumber berita: liputan6mediaindonesiarepublika

11 April 2022

Aktuaria Syariah (dimata pelaku usaha)


 

sai
syariah

kuliah umum yang diselenggarakan melalui platform Zoom Meeting pada 23/3/2022 dengan pembawa materi  Rina Elvi Roza.

asuransi syariah atau takmim atau takaful atau ta’awun atau tadhamun adalah suatu usaha saling menolong, saling melindungi, saling menanggung, dan saling menjamin (merujuk pada Fatwa DSN MUI)


Sumber Berita

FMIPA-UI