Kenapa Konsumsi Gula Turun tapi Impor Gula Trend Naik?

09 April 2026

Kenapa Konsumsi Gula Turun tapi Impor Gula Trend Naik?


 

koN
konsumsi gula

Konsumsi gula di tingkat rumah tangga menunjukkan tren menurun, baik secara total maupun per kapita. Saat ini, konsumsi gula per kapita tercatat 5,15 kilogram per tahun. Produksi gula nasional pada 2025 mencapai 2,67 juta ton, naik dari 2,47 juta ton pada 2024. Kenaikan ini didorong oleh bertambahnya luas panen tebu menjadi 563 ribu hektare, dari 521 ribu hektare pada tahun sebelumnya.

Meski produksi membaik, Indonesia masih sangat bergantung pada gula impor (trend menaik) untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Sepanjang 2025, volume impor gula tercatat mencapai 3,93 juta ton, dengan salah satu pasokan terbesar berasal dari Brasil.

Hasil evaluasi (Kantor Pertanian) menunjukkan sebanyak 70 hingga 80 persen tebu Indonesia sudah tidak layak, sehingga perlu dilakukan bongkar ratun. Langkah ini sudah dilakukan pada 2025 dan akan dilanjutkan pada 2026 dan 2027.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman:
Kurang lebih 300.000 lebih dari 500.000 hektare itu tanaman lama, tidak mungkin produksinya bisa naik, sehingga petani tidak bisa untung. Langkah pemerintah adalah kita bantu bongkar ratun dan itu subsidi pemerintah, ratun 100.000 hektare per tahun, InsyaAllah 3 tahun selesai, itu langkah pemerintah. Sehingga kita lakukan bongkar ratun dan Bapak Presiden meminta kami untuk membantu petani-petani tebu Indonesia, kami langsung anggarkan Rp 1,7 triliun di 2025, kita lanjutkan di 2026


Dalam FAO Food Outlook Edisi November 2025: FAO memperkirakan produksi gula dunia pada 2026 sebesar 185,3 juta ton. Volume produksi itu naik 9,7 juta ton atau 5,5 persen dari produksi gula dunia pada 2025 yang sebanyak 175,5 juta ton. FAO memperkirakan produksi gula dunia pada 2026 meningkat cukup signifikan. FAO juga meramalkan produksi dan impor gula Indonesia pada 2026 bakal naik masing-masing menjadi 2,8 juta ton dan 5,4 juta ton.

sumber: mediaindonesiakumparankompaskompas-gulabps

0 comments :

Post a Comment