Profil Jamaah Haji Indonesia 2026: Lansia dan Resiko Tinggi
![]() |
| haji lansia |
Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak:
Data jemaah haji Indonesia menunjukkan bahwa lebih dari 55 persen jemaah adalah perempuan, sementara sekitar 25 persen jemaah masuk kategori lansia, dan sebagian besar dari kelompok lansia tersebut juga merupakan perempuan. Namun cuman 33 persen petugas haji tahun 2026 adalah perempuan, jumlah terbesar sepanjang sejarah perhajian Indonesia.
Total Lansia (65 tahun ke atas): Tercatat lebih dari 40 ribu orang. Risiko Tinggi (Risti/Komorbid): Sebanyak 177.253 jemaah (sekitar 80% dari total jemaah reguler) tergolong risiko tinggi, baik dari faktor usia maupun penyakit komorbid.
Ketua Komisi VIII DPR Fraksi PKB, Marwan Dasopan:
Status per 3 Mei 2026: Total jemaah wafat hingga saat ini berjumlah 9 orang. Penyebab wafat didominasi oleh penyakit kardiovaskular dan gangguan pernapasan. Dari aspek layanan kesehatan, secara kumulatif tercatat 8.575 jemaah menjalani rawat jalan, 130 jemaah dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), serta 172 jemaah dirujuk ke Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS), dengan 58 jemaah masih dalam perawatan. Sebanyak 211 kelompok terbang (kloter) dengan 81.992 jemaah dan 841 petugas telah diberangkatkan ke Tanah Suci.
sumber:
Isu kesehatan haji adalah isu utama dari tahun ke tahun, mengingat sekitar 25 persen jemaah haji Indonesia adalah lansia dan 177 ribu lainnya masuk kategori risiko tinggi. Karena itu, model pelayanan kesehatan harus banyak berubah
Data jemaah haji Indonesia menunjukkan bahwa lebih dari 55 persen jemaah adalah perempuan, sementara sekitar 25 persen jemaah masuk kategori lansia, dan sebagian besar dari kelompok lansia tersebut juga merupakan perempuan. Namun cuman 33 persen petugas haji tahun 2026 adalah perempuan, jumlah terbesar sepanjang sejarah perhajian Indonesia.
Total Lansia (65 tahun ke atas): Tercatat lebih dari 40 ribu orang. Risiko Tinggi (Risti/Komorbid): Sebanyak 177.253 jemaah (sekitar 80% dari total jemaah reguler) tergolong risiko tinggi, baik dari faktor usia maupun penyakit komorbid.
Ketua Komisi VIII DPR Fraksi PKB, Marwan Dasopan:
Kuota haji reguler ditetapkan sebanyak 92% atau 203.320 jemaah, sedangkan kuota haji khusus sebesar 8% atau 17.680 jemaah
(total kuota 2026: 221-ribu)
Status per 3 Mei 2026: Total jemaah wafat hingga saat ini berjumlah 9 orang. Penyebab wafat didominasi oleh penyakit kardiovaskular dan gangguan pernapasan. Dari aspek layanan kesehatan, secara kumulatif tercatat 8.575 jemaah menjalani rawat jalan, 130 jemaah dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), serta 172 jemaah dirujuk ke Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS), dengan 58 jemaah masih dalam perawatan. Sebanyak 211 kelompok terbang (kloter) dengan 81.992 jemaah dan 841 petugas telah diberangkatkan ke Tanah Suci.
sumber:
Status Jamaah per 8 Mei 2026:
(updated 10 Mei 202)
Kementerian Haji dan Umrah melaporkan sebanyak 20 jemaah haji Indonesia dilaporkan meninggal dunia di Arab Saudi. Hingga saat ini tercatat 170 jemaah dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), 352 jemaah dirujuk ke Rumah Sakit Arab Saudi, dan 77 jemaah masih menjalani perawatan.
sumber: sindonews
(updated 10 Mei 202)
Kementerian Haji dan Umrah melaporkan sebanyak 20 jemaah haji Indonesia dilaporkan meninggal dunia di Arab Saudi. Hingga saat ini tercatat 170 jemaah dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), 352 jemaah dirujuk ke Rumah Sakit Arab Saudi, dan 77 jemaah masih menjalani perawatan.
sumber: sindonews
Jumlah Meninggal di Arab Saudi
(updated 12 Mei 2026)
Kementerian Haji dan Umrah mencatat jumlah jemaah haji Indonesia yang wafat di Arab Saudi hingga 10 Mei 2026 mencapai 24 orang. Tercatat juga sebanyak 67 jemaah masih menjalani perawatan di rumah sakit Arab Saudi.
sumber: kontan
(updated 12 Mei 2026)
Kementerian Haji dan Umrah mencatat jumlah jemaah haji Indonesia yang wafat di Arab Saudi hingga 10 Mei 2026 mencapai 24 orang. Tercatat juga sebanyak 67 jemaah masih menjalani perawatan di rumah sakit Arab Saudi.
sumber: kontan
Analisa Wamenhaj
(updated 14 Mei 2026)
Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak (12 Mei 2026): hingga hari ke-22 operasional haji, jumlah jemaah wafat tercatat sebanyak 24 orang. Yang wafat itu justru orang-orang yang berusia 50-40. Karena rata-rata beliau-beliau ini merasa sehat, kemudian memforsir kegiatan ibadah
Pada tanggal yang sama tahun lalu itu jumlah yang wafat 46 sampai 48 orang. Nah tahun ini turun drastis, pada tanggal yang sama ini 24 orang. Tahun lalu kan 460-an orang yang wafat, tahun ini mudah-mudahan tidak sampai ratusan lah. Kita berharap tentu berdoa semuanya sehat
sumber: kompasTV
(updated 14 Mei 2026)
Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak (12 Mei 2026): hingga hari ke-22 operasional haji, jumlah jemaah wafat tercatat sebanyak 24 orang. Yang wafat itu justru orang-orang yang berusia 50-40. Karena rata-rata beliau-beliau ini merasa sehat, kemudian memforsir kegiatan ibadah
Pada tanggal yang sama tahun lalu itu jumlah yang wafat 46 sampai 48 orang. Nah tahun ini turun drastis, pada tanggal yang sama ini 24 orang. Tahun lalu kan 460-an orang yang wafat, tahun ini mudah-mudahan tidak sampai ratusan lah. Kita berharap tentu berdoa semuanya sehat
sumber: kompasTV

0 comments :
Post a Comment