Profil Jamaah Haji Indonesia 2026: Lansia dan Resiko Tinggi

06 May 2026

Profil Jamaah Haji Indonesia 2026: Lansia dan Resiko Tinggi


 

haj
haji lansia

Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak:
Isu kesehatan haji adalah isu utama dari tahun ke tahun, mengingat sekitar 25 persen jemaah haji Indonesia adalah lansia dan 177 ribu lainnya masuk kategori risiko tinggi. Karena itu, model pelayanan kesehatan harus banyak berubah


Data jemaah haji Indonesia menunjukkan bahwa lebih dari 55 persen jemaah adalah perempuan, sementara sekitar 25 persen jemaah masuk kategori lansia, dan sebagian besar dari kelompok lansia tersebut juga merupakan perempuan. Namun cuman 33 persen petugas haji tahun 2026 adalah perempuan, jumlah terbesar sepanjang sejarah perhajian Indonesia.

Total Lansia (65 tahun ke atas): Tercatat lebih dari 40 ribu orang. Risiko Tinggi (Risti/Komorbid): Sebanyak 177.253 jemaah (sekitar 80% dari total jemaah reguler) tergolong risiko tinggi, baik dari faktor usia maupun penyakit komorbid.
 
Ketua Komisi VIII DPR Fraksi PKB, Marwan Dasopan:
Kuota haji reguler ditetapkan sebanyak 92% atau 203.320 jemaah, sedangkan kuota haji khusus sebesar 8% atau 17.680 jemaah
(total kuota 2026: 221-ribu)


Status per 3 Mei 2026: Total jemaah wafat hingga saat ini berjumlah 9 orang. Penyebab wafat didominasi oleh penyakit kardiovaskular dan gangguan pernapasan. Dari aspek layanan kesehatan, secara kumulatif tercatat 8.575 jemaah menjalani rawat jalan, 130 jemaah dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), serta 172 jemaah dirujuk ke Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS), dengan 58 jemaah masih dalam perawatan. Sebanyak 211 kelompok terbang (kloter) dengan 81.992 jemaah dan 841 petugas telah diberangkatkan ke Tanah Suci.

sumber:

0 comments :

Post a Comment