Rencana WFH di Indonesia
![]() |
| menunggu pengmuman |
Pemerintah berencana untuk menerapkan kebijakan bekerja dari rumah bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) atau Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan swasta demi menghemat konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) sebagai bagian dari antisipasi menghadapi gejolak Perang Timur Tengah. Pemerintah sebelumnya menyebut, kebijakan ini akan diterapkan setelah Idulfitri 2026
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto:
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa:
Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian:
sumber berita: cnbc-airlangga, cnbc-purbaya, cnbc-tito
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto:
Masih ada pembahasan. Belum final.
Ya nanti akan diumumkan.
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa:
Jumat kan paling pendek jam kerjanya. Jadi loss ke produktivitas dianggap paling kecil. Sementara perjalanannya sama dari sini ke kantor. Kalau di sini kan pagi-pagi olahraga, enggak lama salat Jumat, habis salat Jumat leyeh-leyeh, habis itu pulang. Pabrik juga sama kan, paling pendek. Jadi dipilih yang paling sedikit shocknya ke produktivitas.
Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian:
Sudah rapat kemarin, rapat hampir tiga atau empat jam. Ya, tapi kita sepakat untuk satu suara berarti yang menyampaikan. Ya saya nggak tahu siapa di istana. Apakah Pak Menko PMK (Pratikno), apakah Menko Ekonomi (Airlangga Hartarto) ataukah nanti oleh Pak Mensesneg (Prasetyo Hadi). Jadi, kita hanya memberikan masukan-masukan saja, tapi saya nggak berwenang untuk menyampaikan ke publik. Yang saya dengar itu adalah satu hari selama seminggu. Tapi hari apa yang akan diambil, biar nanti yang putuskan. Nanti kan hasil rapat kemarin akan dilaporkan ke presiden. Setelah ada arahan bapak presiden, baru nanti diumumkan resmi. Sabar-sabar aja
sumber berita: cnbc-airlangga, cnbc-purbaya, cnbc-tito

0 comments :
Post a Comment