Apa yang Terjadi Jika AS dan Iran Benar-Benar Perang Total?
![]() |
| persiapan perang |
Presiden AS Donald Trump mengancam akan menghancurkan pembangkit listrik dan jembatan di Iran jika Teheran menolak perundingan. Ancaman ini dilontarkan saat militer AS menggelar serangan udara selama berhari-hari dan memberlakukan kembali blokade laut di Selat Hormuz guna merespons penutupan jalur pelayaran oleh Iran. Sebagai respons, Garda Revolusi Iran (IRGC) melancarkan serangan rudal dan drone yang menargetkan pangkalan militer AS di Bahrain dan Kuwait. Ketegangan ini memicu konfrontasi langsung di kawasan Teluk.
Sebagai balasan, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim telah menyerang instalasi militer AS di Bahrain (termasuk markas Armada Kelima) dan Kuwait. Selain itu, laporan intelijen dan pertahanan regional juga mendeteksi adanya pencegatan target udara di wilayah negara tetangga.
Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) dilaporkan terlibat baku tembak dengan pasukan militer Amerika Serikat (AS) di Selat Hormuz pada Rabu 15 Juli 2026 dini hari. Insiden ini semakin memperburuk ketegangan antara Teheran dan Washington di jalur pelayaran strategis yang menjadi salah satu urat nadi distribusi energi dunia. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah maupun militer Amerika Serikat terkait laporan baku tembak yang disampaikan media Iran.
sumber bacaan: detik, antara, tribunnews
Sebagai balasan, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim telah menyerang instalasi militer AS di Bahrain (termasuk markas Armada Kelima) dan Kuwait. Selain itu, laporan intelijen dan pertahanan regional juga mendeteksi adanya pencegatan target udara di wilayah negara tetangga.
Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) dilaporkan terlibat baku tembak dengan pasukan militer Amerika Serikat (AS) di Selat Hormuz pada Rabu 15 Juli 2026 dini hari. Insiden ini semakin memperburuk ketegangan antara Teheran dan Washington di jalur pelayaran strategis yang menjadi salah satu urat nadi distribusi energi dunia. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah maupun militer Amerika Serikat terkait laporan baku tembak yang disampaikan media Iran.
sumber bacaan: detik, antara, tribunnews

0 comments :
Post a Comment