Saat Pidato di PBB, Netanyahu Ditinggal Separuh Dunia
![]() |
| ruang sidang pbb |
Gelombang penolakan terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu terjadi secara serentak, baik di dalam maupun di luar Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat, Kamis (24/9/2026). Penolakan tersebut diwarnai aksi meninggalkan ruangan (walkout) oleh puluhan delegasi negara—termasuk Indonesia—serta demonstrasi di jalanan Manhattan yang berujung pada penangkapan aktris pemenang Oscar, Susan Sarandon.
Aksi boikot diplomatik terjadi saat Netanyahu berjalan menuju podium untuk menyampaikan pidato dalam Sidang Majelis Umum ke-81 PBB. Delegasi dari hampir 70 negara secara serentak bangkit dari kursi mereka dan keluar dari aula sidang.
Sejumlah negara, seperti Spanyol, Turki, Arab Saudi, Malaysia, Mesir, Yordania, Qatar, dan Iran, mengosongkan barisan kursi mereka atau hanya menyisakan satu diplomat junior. Langkah serupa juga diambil oleh delegasi Indonesia.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI Vahd Nabyl A. Mulachela menyampaikan, aksi walkout tersebut merupakan sikap tegas dan bentuk solidaritas nyata Indonesia terhadap rakyat Palestina. Langkah ini sekaligus menjadi pesan kecaman atas pelanggaran hukum internasional dan kejahatan kemanusiaan yang terus berlangsung di wilayah pendudukan Palestina.
Kementerian Luar Negeri RI menegaskan bahwa kekerasan terhadap Palestina dan pelanggaran hukum internasional tidak dapat dinormalisasi.
Aksi di Luar Gedung
Tekanan di ruang sidang seirama dengan unjuk rasa di sekitar kompleks PBB oleh kelompok aktivis yang menuntut penghentian pasokan senjata dan genosida. Aksi yang memblokir jalanan Manhattan tersebut berujung pada penangkapan sekitar 30 demonstran oleh Kepolisian New York karena dianggap mengabaikan perintah pembubaran. Di antara mereka yang ditangkap terdapat figur publik Hollywood, yakni aktris Susan Sarandon dan Hannah Einbinder.
sumber bacaan: antara, detik, cnbc-indonesia, video
Aksi boikot diplomatik terjadi saat Netanyahu berjalan menuju podium untuk menyampaikan pidato dalam Sidang Majelis Umum ke-81 PBB. Delegasi dari hampir 70 negara secara serentak bangkit dari kursi mereka dan keluar dari aula sidang.
Sejumlah negara, seperti Spanyol, Turki, Arab Saudi, Malaysia, Mesir, Yordania, Qatar, dan Iran, mengosongkan barisan kursi mereka atau hanya menyisakan satu diplomat junior. Langkah serupa juga diambil oleh delegasi Indonesia.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI Vahd Nabyl A. Mulachela menyampaikan, aksi walkout tersebut merupakan sikap tegas dan bentuk solidaritas nyata Indonesia terhadap rakyat Palestina. Langkah ini sekaligus menjadi pesan kecaman atas pelanggaran hukum internasional dan kejahatan kemanusiaan yang terus berlangsung di wilayah pendudukan Palestina.
Kementerian Luar Negeri RI menegaskan bahwa kekerasan terhadap Palestina dan pelanggaran hukum internasional tidak dapat dinormalisasi.
Aksi di Luar Gedung
Tekanan di ruang sidang seirama dengan unjuk rasa di sekitar kompleks PBB oleh kelompok aktivis yang menuntut penghentian pasokan senjata dan genosida. Aksi yang memblokir jalanan Manhattan tersebut berujung pada penangkapan sekitar 30 demonstran oleh Kepolisian New York karena dianggap mengabaikan perintah pembubaran. Di antara mereka yang ditangkap terdapat figur publik Hollywood, yakni aktris Susan Sarandon dan Hannah Einbinder.
sumber bacaan: antara, detik, cnbc-indonesia, video

0 comments :
Post a Comment